LESSONS ON MENTAL HEALTH FROM ORIGINAL SERIES NETFLIX'S
'IT'S OKAY TO NOT BE OKAY'
Drama korea yang dibintangi oleh Kim Soohyun (Gang Tae) , Oh Jungse (Sang Tae), Seo Yeji( Moon-young) dan lainnya ini cukup mengguncang jagat raya ini, dimana genre yang mereka sajikan tidak seperti kebanyakan drama lainnya. Drama ini Mengangkat tema psikologi yang diangkat dari kehidupan nyata. Selain itu, drama ini seakan membersamai dalam menyembuhkan luka luka kehidupan (Human Healing).
Pelajaran pertama yang dapat kita ambil dari drama ini adalah Don't judge a person by its cover. Diceritakan di sini Ko Moon Yeong terlihat dari luarnya begitu kejam, tidak peduli, mudah marah, dsb. Ternyata dibalik itu semua menimpang trauma pada saat kanak-kanak dan hubungan yang mengerikan dengan ibunya.Sering kali kita dengan mudahnya menilai seseorang hanya dengan melihat penampakan luarnya. Tentu saja hal itu harus kita hindari, karena setiap orang memiliki keunikan dan masalah tersendiri yang tidak kita ketahui.
Pelajaran kedua, dare to Speak Your Mind and Express Yourself. Diam memang emas namun tidak semua permasalahan diselesaikan dengan diam. Speak up ketika kamu merasa tertekan, kamu merasa benar yang disalahkan, ketika kamu sedih karena diabaikan dan dipandang rendah. Jika kamu hanya diam, menumpuknya, suatu saat tentu akan terluapkan. Skenario terburuknya, peluapan emosi terjadi saat yang kurang tepat seperti kisah Kwon Ki-do dalam drama ini.
Selanjutnya yang keempat, trauma must be faced, not avoided. Cara terbaik untuk mengatasi sebuah trauma adalah dengan menghadapi rasa trauma itu. Meski awalnya terasa sangat menakutkan, namun kamu akan merasa jauh lebih baik setelah menghadapinya.
Pelajaran ketiga adalah count up to three before making a decision. Moon-Yeong punya kesulitan mengendalikan emosinya, dan tindakannya juga impulsif. Gang-tae pun mengajarkan Moon-Yeong soal metode pelukan kupu-kupu dan berhitung sampai tiga untuk menenangkan diri dan menghindari keputusan yang terburu-buru.
Dan yang terakhir adalah keep your happiness. Keadaan yang tidak terduga terkadang memengaruhi kebahagiaan kita,namun jangan biarkan orang lain atau peristiwa apa pun mengambil kebahagiaan kita.
Ada satu kutipan dari drama ini yang maknanya sangat mendalam, “Everyone has their own struggles, and it’s OK to struggle. There’s no shame in admitting that you need help, and it’s the first step to becoming OK.”
Judul serial original Netflix ini menjelaskan semuanya. Kisah setiap karakter di It’s Okay to Not Be Okay” menekankan bahwa setiap orang dihancurkan dengan caranya sendiri, dan tidak apa-apa untuk tidak selalu baik-baik saja. Seseorang akan dapat mengatasi luka psikologis mereka selama mereka berkomunikasi dan mencari bantuan. Seperti yang dilambangkan oleh kupu-kupu di sepanjang episode, penyembuhan emosional akan datang seiring dengan waktu dan upaya.